MONOPOLI DALAM PERSPEKTIF JARĪMAH TA‘ZĪR:

Studi Putusan di Komisi Pengawas Persaingan Usaha

  • Moh. Makmun unipdu jombang
Keywords: criminal law, ta‘zīr, monopoly, KPPU, corporate crime

Abstract

This study is motivated by many cases of monopoly that cause consumer losses, and the absence of clear rules related to monopoly in the perspective of Islamic criminal law. The type of this research is field research using a comparative approach and the maqāṣid al-syarī‘ah approach (the purpose of Islamic law). The results of the study concluded that first, monopoly is contrary to Law No. 5 of 1999. Second, monopoly is contrary to the purpose of Islamic Shari'ah in the form of safeguarding property. Third, the monopoly in Islamic criminal law is a form of criminal offense because it violates the provisions of Islamic law, due to elements of fraud, engineering requests (offers), hoarding, cooperating in criminal acts, and inhibiting other business actors. In addition to the sanctions of monopoly actors according to Law No. 5 of 1999 in the perspective of Islamic criminal law are as follows: (1) administrative sanctions are in accordance with muamalah fiqh rules and basic legal rules; (2) the main criminal sanctions are in accordance with Islamic sharia provisions, but the sanctions need to be added by paying CSR as a return on profits; (3) additional criminal sanctions are also in accordance with the provisions of Islamic law; and (4) prisons are additional sanctions, not sanctions of choice.

References

Admin www.islamreligion.com diakses pada tanggal 03 Juni 2015.
Afandi, Yazid. “Urgensi Kaidah Fiqhiyah Bagi Dunia Bisnis”. Jurnal Azzarqa’. Vol. 4, No. 2. Desember 2012.
Ali, Achmad. Menguak Realitas Hukum Rampai Kolom dan Artikel dalam Bidang Hukum. Jakarta: Kencana
Prenadamedia Group, 2008.
Arfan, Abbas. 99 Kaidah Fiqh Muamalah Kulliyah; Tipologi dan Penerapannya dalam Ekonomi Islam dan Perbankan
Syariah. Malang: UIN-Maliki Press, 2013.
Ashur, Muhammad Tahir bin. Maqāṣid Syarī‘ah al-Islāmiyyah. Yorda¬nia: Dār al-Nafāis, 2001.
‘Audah, Abdul Qadir. al-Tasyrī‘ al-Jinā’ī al-Islāmī. Beirut: Dār al-Kutub, 1963.
Bakhri, Syaiful. Nutrisi Keilmuan dalam Pusaran Ilmu Hukum Pidana. Jakarta: Kreasi Total Media, 2015.
Budianto, Kun. “Hukum Pidana Islam: Perspektif Keadilan”. Dalam Jurnal Nurani. Vol. 13, No. 1. Juni (2013).
Djazuli, A. Kaidah-Kaidah Fikih: Kaidah-Kaidah Hukum Islam dalam Menyelesaikan Masalah-Masalah yang Praktis.
Jakarta: Prenadamedia Group, 2006.
Fuady, Munir. Teori-Teori Besar dalam Hukum. Jakarta: Prenadamedia Group, 2013.
Hilal, Syamsul. “Konsep Harga dalam Ekonomi Islam (Telaah Pemikiran Ibn Taimiyyah)”. Jurnal Asas. Vol. 6 No. 2. Juli
2014.
Irfan, Nurul dan Masyrofah. Fiqih Jinayah. Jakarta: Amzah, 2013.
Ismail, Muhammad Bakar. al-Qawā’id al-Fiqhiyah Bayna al-Aṣalah wa al-Tawjīh. T.tp: Dār al-Manar, 1997.
Jaya, Nyoman Serikat Putra. Relevansi Hukum Pidana Adat dalam Pembaharuan Hukum Pidana. Ban¬d¬ung: PT.
Citra Aditya Bhakti, 2005.
al-Jauziyyah, Ibn al-Qayyim. I‘lām al-Muwaqqi‘īn ‘an Rabb al-‘Alamīn Kairo: Dār al-Hadīṡ, 1425 H / 2004 M.
Lubis, M. Solly. Politik Hukum dan Kebijakan Publik. Bandung: Mandar Maju, 2014.
Muladi, dan Dwidja Priyatno. Pertanggungjawaban Pidana Korporasi. Jakarta: Prenada¬media Group, 2013.
Muladi. Pelaksana Pemidanaan di Bidang Hukum Ekonomi. Jakarta: FH UNKRIS,1989.
Munajat, Makhrus. Hukum Pidana Islam di Indonesia. Yogyakarta: Teras, 2009.
al-Nadwi, Ali Ahmad. al-Qawā‘id al-Fiqhiyah. Beirūt: Dār al-Qalam, 1998.
Musbikin, Imam. Qawa’id al-Fiqhiyah. Jakarta: RajaGrafindo Persada. 2001.
Peraturan Komisi Pengawas Persaingan Usaha Nomor 11 Tahun 2011 tentang Pedoman Pasal 17 (Praktik Monopoli) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 Tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat
Priyatno, Dwidja. Kebijakan Legislasi tentang Sistem Pertang¬gungjawaban Pidana Korporasi di Indonesia. Bandung:
CV. Utomo, 2003.
Pudjana, Hilman. “Sebuah Wawancara,” Kepala Bagian Kerjasama KPPU Pusat, tanggal 03 Oktober 2016.
Rahman, Fazlur. Doktrin Ekonomi Islam, terj. Nastangin Soeroyo, Vol. 3. Yogyakarta: Dana Bhakti Wa¬kaf, 1995.
Remmelink, Jan. Hukum Pidana; Komentar atas Pasal-Pasal Terpenting dari KUHP Belanda dan Padanannya dalam KUHP Indonesia. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, 2003.
al-Subki, Imam Tajuddin Abd al-Wahab. al-Asybāh wa al-Naẓāir, Vol. 1. Beirut: Dār al-Kutub al-Ilmiyyah, 1991.
Syarifuddin. “Hubungan Antara Hukum dengan Moral Dalam Islam”. Jurnal Tahkim. Vol. X. No. 1. Juni (2014).
Taimiyah, Ibn. al-Qawā’id al-Nurāniyah al-Fiqhiyah, Vol. 2. Riyaḍ: Maktabah al- Rusyd, 2001.
Singgih. Kejahatan Korporasi yang Mengerikan. Tangerang: Pusat Studi Hukum Bisnis Fakultas Hukum
Universitas Pelita Harapan, 2005.
Undang-Undang No. 5 Tahun 1999 tentang Larangan Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat
Yani, Ahmad dan Gunawan Widjaja. Anti Monopoli. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 1998.
Yudianto, Otto. “Eksistensi Pidana Penjara dalam Perspektif Hukum Islam dan Hukum Adat (Kajian Pembaharuan
Hukum Pidana)”. Jurnal DIH: Jurnal Ilmu Hukum, Vol. 8, No. 15, Pebruari 2012.
Published
2018-12-05