IBNU QAYYIM AL-JAWZIYYAH TENTANG PENGARUH PERUBAHAN SOSIAL

  • Rusdaya Basri STAIN Parepare Sulawesi Selatan
Keywords: Ibnu Qayyim al-Jawziyyah, ijtihad, perubahan fatwa, situasi zaman, situasi tempat

Abstract

Ibnu Qayyim al-Jauziyah adalah seorang ulama yang  sangat gigih memerangi taklid buta dan menyerukan kebebasan berfikir, namun tetap berpegang teguh pada pokok-pokok ajaran Islam dan aqidah para salaf. Dalam pandangan Ibnu Qayyim, ijtihad harus berkembang sesuai dengan perkembangan situasi dan kondisi di berbagai tempat dan zaman. Karena itu ia mengemukakan sebuah kaidah: Fi taghayyir al-fatawa wa ikhtilafiha bi hasbi taghayyir al-azminah  wa al-amkinah wa al-ahwal wa al-niyat wa al-‘awa’id. Menurutnya, faktor penting untuk merumuskan ketentuan hukum, atau penetapan hukum harus dikaitkan dengan lima hal yaknial-azminah (situasi zaman), al-amkinah (situasi tempat), al-ahwal (keadaan), al-niyat (sebab niat-keinginan), dan al-awa’id (adat-tradisi). Semua ini, mempengaruhi perkembangan hukum, sehingga hukum Islam benar-benar dapat dihayati sebagai hukum yangrahmatan lil ‘alamin, dapat menjawab tantangan perubahan dinamika sosial masyarakat. Dengan demikian hukum Islam tetapcocok untuk segala zaman dan tempat (salih likulli zaman wa makan).

References

Al-Bukhari. ”Sahih al-Bukhari”,dalamCD Maktabah Syamilah.
Coulson, N.J. A History of Islamic Law. Edinburg: Edinburg University Press, 1994.
Dahlan, Abd. Azis [et al.]. Ensiklopedia Hukum Islam. Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve, 1997.
Goldziher, Ignaz. Dairah al-Ma‘ārif al-Islāmiyah. Kairo: Dār al-Kutub al-Miṣriyyah, t.th.
Hanbal, Ahmad bin. “Musnad Ahmad bin Hanbal”, dalam CD Maktabah Syamilah.
Iqbal, Muhammad. The Reconstruction of Religious Thought in Islam. New Delhi: Kitab Bahvan, 1981.
Al-Jawziyyah, Ibnu Qayyim. I’lam al-Muwaqi’in, ‘an Rabbi al-‘Alamin, 3 jilid. Kairo: Dar al- Hadis, 1993.
________. Al-Fawa’id: Menuju Pribadi Takwa, terj. Munirul Abidin. Jakarta: Pustaka al-Kautsar, 2003.
________. Al-Jawab al-Kafi Liman Sa’ala ‘an al-Dawa‘ al-Syaf. Beirut: Dar al-Kutub al- ‘Ilmiyah. t.t.
Manan, Abdul. Reformasi Hukum Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2006.
Muhammad, Al-Sayid Jamal. Ibnu Qayyim al-Jauziyah wa Juhuduhu fi Khidmati al-Sunnah al-Nabawiyah wa ‘Ulumiha. Madinah al-Munawwarah: ‘Imadat al-Bahs al-‘Ilmi bi al-Jama’ah al-Islamiyah 1424.
Muhammadong. Pandangan Ibnu Qayyim Tentang Perubahan Hukum (Diakses tanggal 27- Mei-2015).
Al-Nasa’i.“Sunan al-Nasa’i”. dalam CD Maktabah Syamilah.
Qarḍāwi, Yusuf. Membumikan Syariat Islam Keluwesan Aturan Ilahi untuk Manusia, terj. Ade Nurdin dan Riswan. Bandung: Mizan Pustaka, 2003.
Rofik, Ahmad. Fikih Waris.Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2002.
Shihab, M. Quraish. Perempuan. Jakarta: Lentera Hati, 2005.
Soekanto, Soerjono. Pokok-Pokok Sosiologi Hukum. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1994.
Soesanto, Astrid S. Pengantar Sosiologi dan Perubahan Sosial. Jakarta: Binacipta, 1985.
Syafr al-Din, ‘Abd al-Azim ‘Abd al-Salam. Ibnu Qayyim: ‘Asruhu wa Manhajuhu wa Ara’uhu fi al-Fiqh wa al-‘Aqa’id wa al-Tasawwuf. Mesir: Dar al-Kulliyat al-Azhar.
Syarifuddin, Amir. Pembaharuan Pemikiran dalam Hukum Islam. Padang: Angkasa Raya, 1993.
Al-Tirmizi. “Sunan al-Tirmizi”,dalam CD Maktabah Syamilah.
Uways, Abdul Halim. Fiqh Statis Dinamis. Bandung: Pustaka Hidayah, 1998.
Yahya, Mukhtar dan Fathurrahman. Dasar-Dasar Pembinaan Hukum Fiqh Islam. Bandung: Al-Ma’arif, 1996.
Al-Zarqa, Musṭafa Muhammad. Hukum Islam dan Perubahan Sosial (Studi Komparatif Delapan Mazhab), terj. Ade Dedi Rohayana. Jakarta: Rineka Cipta, 2000.
id.wikipedia.org
inpas online.com
kisah muslim.com