Abstract

Selama ini, al-Tirmizi lebih dikenal sebagai ahli hadis ketimbang ahli fikih, padahal, sumbangan al-Tirmizi terhadap fikih sangatlah besar. Di samping itu, al-Tirmizi terbilang ulama yang berhasil mengkomparasikan kajian hadis dan fikih dalam kitabnya al-Jami‘ atau yang lebih dikenal dengan Sunan al-Tirmizi. Sesungguhnya, tulisan ini hendak menyoal lebih lanjut orientasi (kecendrungan) fikih al-Tirmizi, serta menjelaskan metode al-Tirmizi dalam merespon pluralitas pendapat ulama dalam masalah fikih. Tulisan ini berkesimpulan bahwa al-Tirmizi memiliki kecendrungan (orientasi) fikih dalam menulis kitab hadis al-Jami’ al-Tirmizi. Kecendrungan ini tentu tidak terlepas dari pengaruh konteks historis dan geografis al-Tirmizi hidup. Sebagaiman kitab sunan lainnya, titik fokus al-Tirmizi terhadap persoalan fikih dapat ditelisik dari pembuatan judul bab hadis.