PENALARAN ISTISLAHI SEBAGAI METODE PEMBAHARUAN HUKUM ISLAM

  • Kutbuddin Aibak STAIN Tulungagung
Keywords: penalaran istislahi, al-maslahah al-mursalah, saddu al-zari’ah, ijtihad, maqasid al-syari'ah

Abstract

Sebagai sumber tasyri’ ketiga, objek ijtihad itu adalah segala sesuatu yang tidak diatur secara tegas dalam nas al-Qur’an dan Sunnah serta masalah-masalah yang sama sekali tidak mempunyai landasan nas (ma la nassa fih). Dalam perspektif pemikiran hukum Islam (usūl al-fiqh) para ulama usul menerapkan berbagai metode dalam melakukan ijtihad hukum. Di mana dalam penerapannya, metode-metode tersebut selalu didasarkan pada maqasid al-syari’ah (tujuan pensyari’atan hukum). Salah satu corak penalaran yang perlu dikembangkan dalam upaya penerapan maqāsid al-syari’ah adalah penalaran istislahi. Corak penalaran istislahi adalah upaya penggalian hukum yang bertumpu pada prinsip-prinsip kemaslahatan yang disimpulkan dari al-Qur’an dan hadis. Kemaslahatan yang dimaksudkan adalah kemaslahatan yang secara umum ditunjuk oleh kedua sumber hukum tersebut. Artinya kemaslahatan itu tidak dapat dikembalikan kepada suatu ayat atau hadis secara langsung baik melalui penalaran bayani atau ta’lili, melainkan dikembalikan kepada prinsip umum kemaslahatan yang dikandung oleh nass. Dalam perkembangan pemikiran usul fikih, corak penalaran istislahi ini tampak dalam beberapa metode ijtihad, antara lain dalam metode al-maslahah al-mursalah dan sadd al-zari’ah.

References

Abu Zahrah, Muhammad. Usul al-Fiqh. Kairo: Dâr al-Fikr al-‘Arabiy, 1958.
Anderson, J.N.D. Islamic Law in The Modern World, terj. Machnun Husein. Yogyakarta: PT. Tiara Wacana, 1994.
Bakri, Asafri Jaya. Konsep Maqasid al-Syari’ah Menurut al-Syatibi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 1996.
Djamil, Fathurrahman. Filsafat Hukum Islam. Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1997.
Faruki, Kemal A. Islamic Jurisprudence. Delhi: Adam Publishers and Distributors, 1995.
Al-Ghazali, Abu Hamid Muhammad ibn Muhammad. al-Mustasfa min ‘Ilm al-Usul. t.t.: Dar al-Fikr, t.t.
Hasan, Muhammad Tholchah. Prospek Islam Dalam Menghadapi Tantangan Zaman. Jakarta: Bangun Prakarya, 1986.
Ibn Hanbal, Ahmad. Musnad Imam Ahmad. t.tp: Dar al-Fikr, t.t.
Ibnu Qayyim, Syamsuddin Abu Abdullah Muhammad ibn Abu Bakar al-Jauziyyah. I’lam al-Muwaqi’in ‘an Rabb al-‘A Imam, Muhammad Kamaluddin. Usul al-Fiqh al-Islami. Iskandariyah: Dar al-Matbu’at al-Jami’iyyah, t.t.
Khallaf, ’Abd al-Wahab. Ilmu Usul al-Fiqh. t.tp.: Maktabah ad-Da’wah al-Islamiyyah Syabab al-Azhar, 1987.
________. Masadir al-Tasyri’ al-Islami fima la Nassa fihi. Kuwait: Dar al-Qalam, 1972.
Al-Maududi, Abul A’la. Principles of Islam. terj. Abdullah Suhaili. Bandung: PT. Al-Ma’arif, 1975.
Mudzhar, M. Atho. Membaca Gelombang Ijtihad: Antara Tradisi dan Liberasi. Yogyakarta: Titian Ilahi Press, 1998.
Muslehuddin, Mohammad. Islamic Jurisprudence and The Rule of Necessity and Need, terj. Ahmad Tafsir. Bandung: Pustaka, 1985.
________. Philosophy of Islamic Law and The Orientalist: A Comparative Study of Islamic Legal System, terj. Yudian W. Asmin. Yogyakarta: Tiara Wacana Yogyakarta, 1991.
Muthahhari, Murtadha. Inna al-Din ‘inda Allah al-Islam, terj. Ahmad Sobandi. Bandung: Pustaka Hidayah, 1996.
Muzani, Saiful (ed.). Islam Rasional: Gagasan dan Pemikiran Prof. Dr. Harun Nasution. Bandung: Mizan, 1998.
An-Na’im, Abdullahi Ahmed. Towards an Islamic Reformation Civil Liberties, Human Rights and International Law, terj. A. Suaedy & Amirudin ar-Rany. Yogyakarta: LKiS, 2001.
Rasyid, Daud. Islam Dalam Berbagai Dimensi. Jakarta: Gema Insani Press, 1998.
Sabiq, Sayid, ‘Anasir al-Quwwah fi al-Islam, terj. Haryono S. Yusuf. Jakarta: PT. Intermasa, 1981.
Ash-Shiddieqy, T.M. Hasbi. Pengantar Ilmu Fiqh. Jakarta: Bulan Bintang, 1993.
________. Pengantar Hukum Islam. Semarang: PT. Pustaka Rizki Putra, 1997.
Soekanto, Soerjono. Pokok-Pokok Sosiologi Hukum. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2001.
Syafe’i, Rachmat. Ilmu Usul Fiqih. Bandung: CV. Pustaka Setia, 1999.
Al-Syatibi, Abu Ishaq Ibrahim ibn Musa al-Gharnati. Al-Muwafaqat fi Usul al-Ahkam. t.tp: Dar al-Fikr, t.t.
________. Al-I’tisam. ¬Riyadh: Maktabah al-Riyad al-Hadis|ah, t.t.
Yahya, Muchtar & Fatchurrahman. Dasar-Dasar Pembinaan Hukum Fiqh Islami. Bandung: PT. Al-Ma’arif, t.t.
Departemen Agama RI. Al-Qur’an dan Terjemahnya. Semarang: CV. Toha Putra, 1989.