PRIBUMISASI HUKUM ISLAM DALAM PESANTREN

  • Anna Zakiyah Hastriana UIN Sunan Kalijaga Yoyakarta
Keywords: pribumisasi Islam, hukum Islam, tradisi lokal, adat, tradisi pesantren

Abstract

Pribumisasi Islam adalah konsep Islam yang memiliki bagian tersendiri yang berbeda dengan Islam di kawasan  Arab tempat turunnya Islam pertama kali. Untuk mewujudkannya, seluruh unsur budaya Arab berangsur-angsur ditiadakan dan diformulasikan kembali  dengan unsur kebudayaan lokal-Nusantara. Demikianlah pemaknaan Islam dalam relasinya dengan tradisi. Lalu, bagaimana relasi keduanya jika memasuki ranah hukum Islam? Dan apakah institusi keagamaan khususnya pesantren juga mengalami inkulturasi? Tulisan ini mengkaji bagaimana pesantren menilai adat kebiasaan masyarakat sebagai sesuatu yang tidak bertentangan dengan hukum Islam, bahkan pesantren melanggengkan tradisi tersebut dengan alasan bentuk dari pribumisasi Islam dalam kehidupan masyarakat lokal. Praktek ini dipertahankan karena pesantren melihat bahwa hukum agama yang bersifat transenden harus dikoneksikan dengan kearifan budaya setempat agar terjadi keharmonisan dan dinamisasi ketika hukum menghadapi perubahan zaman.

References

Azra, Azyumardi. Reposisi Hubungan Agama dan Negara. Jakarta: Kompas Media Nusantara, 2002.
Barton, Greg. “Gus Dur dan Toleransi Keberagamaan”, dalam Ahmad Suedy dan Ulil Absar Abdalla (eds.). Gila Gus Dur: Wacana Pembaca Gus Dur. Yogyakarta: LKiS, 2000.
Giddens, Anthony. The Constitution of Society: Teori Strukturasi untuk Analisis Sosial. Pasuruan: Pedati, 2003.
Kuntowijoyo. Paradigma slam. Bandung: Mizan, 1991.
Misbah, M. ”Islam Kultural: Telaah atas Pemikiran Abdurrahman Wahid” dalam Jurnal Ibda’, 3, 1, (2005).
Sutiyono. Pribumisasi Islam melalui Seni-Budaya Jawa. Yogyakarta: Insan Persada, 2010.
Tobroni dan Syamsul Arifin. Islam Pluralisme Budaya dan Politik: Refleksi Teologi untuk Aksi dalam Keberagamaan dan Pendidikan. Yogyakarta: SIPRESS. 1994.
Wahid, Abdurrahman. Pribumisasi Islam dalam Islam Indonesia: Menatap Masa Depan. Jakarta: P3M, 1989.
________. Islamku Islam Anda Islam Kita Agama Masyarakat Negara Demokrasi. Jakarta: The Wahid Institute, 2006.
________. Prisma Pemikiran Gus Dur. Yogyakarta: LkiS, 1999.