MANHAJ FIKIH ISLAM KULTURAL (Eksplorasi, Kritik, dan Rekonstruksi)

  • Miftahul Huda IAIN Mataram
Keywords: fikih, manhaj, kultur, konteks

Abstract

Meskipun memancar dari sumber pokok yang sama, al-Quran dan Sunnah,  pemikiran hukum Islam (Fiqh) terus berkembang hingga kini menjadi varian-varian yang amat beragam. Di antara faktor penting yang mendorong keragaman tersebut adalah perbedaan perspektif tentang kemungkinan disertakannya   pertimbangan kontekstual dan masuknya elemen sosiokultur masyarakat dalam proses ijtihād. Bagi mereka yang menyetujuinya, elemen-elemen kultural dapat berperan dalam substansiasi, moderasi, seleksi, adaptasi dan instrumentalisasi konsep teoretik dan implementasi hukum Islam dalam kehidupan masyarakat. Namun demikian suatu pekerjaan besar masih diperlukan untuk lebih mematangkan dan mengembangkan manhaj ini secara lebih komprehensif dan detail sekaligus merespons setiap keberatan dan kritik-kritik tajam yang dilontarkan oleh berbagai kalangan umat.  Upaya tersebut mencakup revitalisasi visi sosio-moralnya yang utama, pengembangan konsep metodologi yang lebih komprehensif dan detail sekaligus mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan sains modern ke dalam bangunan pemikiran metodologisnya.

References

Abu Bakar, Alyasa. "Beberapa Teori Penalaran Fikih dan Penerapannya". dalam Tjun Sudjarman (ed.). Hukum Islam di Indonesia Pemikiran dan Praktek. Bandung: Rosdakarya, 1994.
Alwi, Rahman. Metode Ijtihad Mazhab Zhahiri Alternatif Menyongsong Modernitas. Jakarta: Gaung Persada Press, 2005
Amin, Ahmad. Duhā al-Islām. Kairo: Maktabah al-Nahdah al-Misriyyah, t.t.
Al-Asymawi, Muhammad Sa’id. Nalar Kritis Syariah. terj. Luthfi Thomafi. Yogyakarta: LkiS, 2004.
Chatib, Ahmad. Hukum Islam dan Perubahan Masyarakat. Jakarta: Intermasa, 1980.
Engineer, Asghar Ali. Islam dan Pembebasan. Yogyakarta: LkiS, 1993.
Esposito, John L. Islam Warna-warni Regam Ekspresi Menuju “Jalan Lurus”, terj. Arif Maftuhin. Jakarta: Paramadina, 2004.
Huda, Miftahul. “Pemikiran Fikih dan Spirit Transformasi Sosial.” Dalam Jurnal Ulumuna, edisi Juni 2009.
Juaini, Hasanain. “Menakar Islam Sebagai Alternatif Di Tengah Ironi dan Ambiguitas Demokrasi Global”. Dalam Jurnal Ulumuna, 5, 1 (2003).
Kamali, Muhammad Hashim. Prinsip dan Teori-teori Hukum Islam. terj Noorhaidi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1996.
Majdi, Muhammad Zainul. “Kesempurnaan Syariat Islam dan Probabilitas Penerapan”. Dalam Jurnal Ulumuna, 5, 1, (2003)
Minhaji, Akh. “Ushul Fikih dan Perubahan Sosial dalam Perspektif Sejarah” dalam Amin Abdullah dkk. Mencari Islam: Studi Islam dengan Berbagai Pendekatan. Yogyakarta: Tiara Wacana Yogja, 2000.
Nuruddin, Amiur. Ijtihad Umar bin Khaththab Studi tentang Perubahan dalam Hukum Islam. Jakarta: Rajawali Press, 1991.
Qaradhawi, Yusuf. Ijtihad Kontemporer Kode Etika dan Berbagai Penyimpangannya. terj. Abu Barzani. Surabaya: Risalah Gusti, 1995.
Ridwan, Zainab. Al-Nazariyyah al-Ijtimā’iyyah fi al-Fikr al-Islāmi. Kairo: Dar al-Ma’arif, 1982.
Shimogaki, Kazuo. Kiri Islam: Antara Islam Modernisme dan Post-modernisme Telaah Kritis atas Pemikiran Hassan Hanafi. Yogyakarta: LkiS, 1993.
Sjadzali, Munawir. Ijtihad Kemanusiaan. Jakarta: Paramadina, 1997.