PERGESERAN PARADIGMA MAQASID AL-SYARI’AH: DARI KLASIK SAMPAI KONTEMPORER

  • Muhammad Lutfi Hakim STIS Syarif Abdurrahman Pontianak
Keywords: pergeseran paradigma, tujuan hukum, maqasid al-syari’ah, klasik dan kontemporer

Abstract

Syari’at Islam diturunkan untuk memberikan kemaslahatan kepada manusia dan menghindari mereka dari kemudaratan sesuai dengan perkembangan manusia itu sendiri.Hal ini merupakan konsep dasar dari maqasid al-syari’ah sejak abad pertengahan Islam (era pemikiran klasik) yang dijelaskan Imam al-Syatibi dalam kitab al-muwafaqat. Namun kemudian konsep maqasid al-syari’ah ini mengalami perkembangan dan menjadi sebuah paradigma baru (new paradigm) dalam filsafat hukum Islam kontemporer, yaitu  maqasid al-syari’ah yang dipopulerkan oleh Jasser Auda dengan pendekatan sistemnya. Perubahan paradigma dari maqasid yang lama ke maqasid yang baru ini terletak pada titik tekan keduanya. Titik tekan maqasid yang lama lebih pada protection (perlindungan) dan preservation (penjagaan/pelestarian), sedangkan maqasid baru lebih menekankan pada development (pengembangan) dan right (hak).

References

Abdullah, M. Amin.“Bangunan Baru Epistemologi Keilmuan Studi Hukum Islam Dalam Merespon Globalisasi”.Jurnal Asy-Syir’ah, Vol. 46, No. II, Juli-Desember, 2012.
Anwar, Syamsul. “Pengembangan Metode Penelitian Hukum Islam,” dalam Ainurrofiq (ed.), Mazhab Jogja: Menggagas Paradigma Ushul Fiqh Kontemporer. Yogyakarta: ar-Ruzz, 2002.
________. “Ushul Fiqh: Teori dan Metodologi,” disampaikan dalam mata kuliah di kelas Hukum Keluarga A Prodi Hukum Islam PPs Sunan Kalijaga pada tanggal 31 Desember 2013.
Asmawi.Studi Hukum Islam: dari Tekstualis-Rasionalis sampai Rekonsiliatif. Yogyakarta: Teras, 2012.
Asyur, Muhammad Thahir. Maqasid al-Syari’ah al-Islamiyyah. Malaysia: Dar al-Fajr, 1999.
Auda, Jasser. Maqasid al-Syariah as Philosophy of Islamic Law: Syistems Approch. London: The International Institute of Islamic Thought, 2008.
Djamil, Fathurrahman. Filsafat Hukum Islam. Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1997.
Tim Penyusun. Ensiklopedi Hukum Islam. Jakarta: PT Ichtiar Baru Van Hoeve, t.t.
Hasani, Isma’il. Nazariyah al-Maqasid ‘Inda Imam Muhammad al-Tahir ibn ‘Asyur. Amerika: The International Institute of Islamic Thought, 1995.
Kuhn, Thomas. The Stucture of Scientific Revolutions. London: The University of Chicago Press. Ltd., 1970.
La Jamaa. “Dimensi Ilahi dan Dimensi Insani dalam Maqashid al-Syari’ah”.Jurnal Asy-Syir’ah, Vol. 45 No. II, Juli-Desember 2011, hlm. 1259.
Lihasanah, Ahsan.al-Fiqh al-Maqashid ‘Inda al-Imami al-Syathibi. Mesir: Dar al-Salam, 2008.
Masud, Muhammad Kholid.Filsafat Hukum Islam.Bandung: Pustaka, 1996.
Minhaji, Akh. Sejarah Sosial dalam Studi Islam: Teori, Metodologi, dan Implementasi. Yogyakarta: Suka Press, 2010.
Muammar, M. Arfan, dan Abdul Wahid Hasan, dkk. Studi Islam Perspektif Insider/Outsider. Yogyakarta: IRCiSoD, 2012.
Nursidin, Ghilman.“Konstruksi Pemikiran Maqashid Syari’ah Imam al-Haramain al-Juwaini(Kajian Sosio-Historis)”, Tesis tidak diterbitkan, Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Walisongo Semarang, 2012.
Qardhawi, Yusuf. Fikih Maqashid Syari’ah. Jakarta: Pustaka al-Kautsar, 2007.
Rabi’ah, Abdul Aziz ibn Abdurahman ibn ‘Ali ibn. ‘Ilm Maqasid asy-Syari’ah. Riyad: Kerajaan Arab Saudi, 2002.
Raisuni, Ahmad. Nazariyyat Al-Maqasid ‘inda al-Imam asy-Syatibi. Beirut: Al-Mu’assasah al-Jami’iyyah li al-Dirasat wa al-Nasyr wa al-Tauzi’, 1995.
Syah, Ismail Muhammad, dkk. Filsafat Hukum Islam. Jakarta: Bumi Askara, 1992.
Syarifuddin, Amir. Ushul Fiqh, 2 Jilid.Jakarta: PT Logos Wacana Ilmu,1999.
Syatibi, Abu Ishaq. Al-Muwafaqat fi Usul al-Syari’ah, 2 Jilid.Beirut: Dar Kutub al-‘Ilmiyyah, 1424 H/2003 M.
Umar, Hasbi. Nalar Fiqih Kontemporer. Jakarta: Gaung Persada Press, 2007.
Yubi, Mas’ud. Maqasid asy-Syari’ah al-Islamiyah wa ‘Alaqatuha bi al-Adillah asy-Syar’iyyah. Riyad: Dar al-Hamzah, 1998.
Yunus, Mahmud. Kamus Arab-Indonesia. Jakarta: PT. Mahmud Yunus Wadzuryah, 1990.
Zuhaili, Wahbah.Usul al-Fiqh al-Islami. Damaskus: Dar al-Fikri, 1986.
Published
2017-02-22