DISKURSUS FIKIH INDONESIA: DARI LIVING LAWS MENJADI POSITIVE LAWS

  • M. Noor Harisudin
Keywords: Ilmu Fikih, hukum Islam, hukum positif, Islam, Indonesia

Abstract

Tulisan ini membahas bagaimana fikih Indonesia diformulasikan. Gagasan fikih Indonesia yang secara akademik pertama kali disampaikan oleh T.M. Hasbi as-Shiddieqy bergerak dari apa yang disebut living laws menjadi positive laws. Diskursus fikih Indonesia yang lahir di Indonesia merupakan bentuk fikih yang bergumul dengan problem realitas masyarakat Indonesia seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia. Tidak mengherankan jika dalam konteks fikih Indonesia lahir berbagai domain fikih kontemporer seperti fikih lingkungan, fikih sosial, fikih pluralisme, fikih perempuan, dan lain sebagainya. Melalui tiga periode, yaitu periode perintis, periode pembentukan, dan periode taqnin, fikih Indonesia yang berbasis kontemporer dan merupakan living laws ini selanjutnya dinaikkan statusnya menjadi positive laws yang bersifat mengikat pada seluruh masyarakat muslim di Indonesia.

Author Biography

M. Noor Harisudin
Institut Agama Islam Negeri Jember

References

Al-Qurtuby, Sumanto. K.H. M.A. Sahal Mahfuzh: Era Baru Fiqih Indonesia. Yogyakarta: Cermin, 1999.
Ash-Shiddieqy, T.M. Hasbi. “Tugas Para Ulama Sekarang dalam Memelihara dan Mengembangkan Qur’an, Hadits, dan Fiqih dalam Generasi yang sedang Berkembang”. Panji Masyarakat. Vol. XIV, No. 123, 15 Maret 1973.
________. Falsafah Hukum Islam. Jakarta: Bulan Bintang, 1993.
Ash-Shiddieqy, Nouruzzaman. Fiqih Indonesia: Penggagas dan Gagasannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1997.
________. “Muhammad T.M. Hasbi ash-Shiddieqy dalam Perspektif Sejarah Pemikiran Islam di Indonesia”. Al-Jami’ah. No. 35, tahun 1987.
Bruinessen, Martin van. Kitab Kuning, Pesantren, dan Tarekat. Bandung: Mizan, 1995.
Damrah, Khair. Hukum Kewarisan Menurut Hukum Adat dan Hukum Islam. Jakarta: Departemen Agama RI, 1997.
Feener, R. Michael. Muslim Legal Thought in Modern Indonesia. New York: Cambridge University Press, 2007.
Habiburrahman. “Kedudukan Kompilasi Hukum Islam dalam Tata Hukum Nasional”. Tesis Pascasarjana S2 Ilmu Hukum, UII Yogyakarta, 1997, tidak diterbitkan.
Harisudin, M. Noor. Ilmu Ushul Fikih I. Jember: STAIN Jember Press, 2014.
________. Kiai Nyentrik Menggugat Feminisme. Jember: STAIN Jember Press, 2013.
________. Pengantar Ilmu Fiqih. Pena Salsabila: Surabaya, 2013.
Hazairin. Hukum Kekeluargaan Nasional. Jakarta: Tintamas, 1982.
________. Tujuh Serangkai Tentang Hukum. Jakarta: Tintamas, 1974.
Khallaf, ‘Abdul Wahhab. Ilmu Usul al-Fiqh. Kuwait: Dar al-Qalam, 1977.
Madjid, Nurcholish. “Sejarah Awal Penyusunan dan Pembakuan Hukum Islam”, dalam Budhy Munawar-Rahman (ed.). Kontekstualisasi Doktrin Islam dalam Sejarah. Jakarta: Paramadina, 2001.
Madjid, Nurcholish, dkk. Fiqih Lintas Agama: Membangun Masyarakat Inklusif-Pluralis. Jakarta: Paramadina, 2004.
Mahfuzh, Sahal. Nuansa Fiqih Sosial. Yogyakarta: LKiS, 1994.
Malibari, Syaikh Zainuddin al-. Fath al-Mu’in. Beirut: Dar al-Fikr, t.t.
Muhammad, K.H. Husein. Fiqih Perempuan: Refleksi Kiai atas Wacana Agama dan Gender. Yogyakarta: LKiS, 2001.
________. Islam Agama Ramah Perempuan: Pembelaan Kiai Pesantren, Yogyakarta: LKiS, 2005.
Nahe’i, Imam, dan Asra Maksum. Mengenal Qawa’id Fiqihiyyah sebagai Kaidah-Kaiadah Hukum Islam. Situbondo: Ibrahimy Press, 2010.
Nuruzzaman, Muhammad, dkk. (ed). Islam Agama Ramah Perempuan, Yogyakarta: LKiS, 2004.
Ruslan, Ibnu. Matan Zubad. Beirut: Dar al-Ma’rifah, t.t.
Rusyd, Ibn. Bidayah al-Mujtahid wa Nihayah al-Muqtasid. Indonesia: Dar al-Ihya’ al-Kutub al-‘Arabiyyah, t.t.
Soemantri, Sri. Bahan Mata Kuliah Politik Hukum. Bandung: Universitas Padjajaran, 2004.
Subki, Tajuddin al-. Jam’u al-Jawami’. Semarang: Toha Putra, t.t.
Sutrisno R.S., Dekan Fakultas Syari’ah IAIN Jember, Wawancara 1 September 2015.
Syahuri, Taufiqurrahman. Legislasi Hukum Perkawinan di Indonesia. Jakarta: Kencana Media Prenada Group, 2013.
Tjandrasasmita, Uka (Ed.). Sejarah Nasional Indonesia III. Jakarta: PN Balai Pustaka, 1984.
Wahyudi, Yudian. Ushul Fiqih versus Hermeneutika: Membaca Islam dari Kanada dan Amerika. Yogyakarta: Pesantren Nawesea Press, 2007.
Zahrah, Muhammad Abu. Usul al-Fiqh, Beirut: Dar al-Fikr al-‘Arabi, t.t.

http://www.kemenag.go.id/file/dokumen/UU3899.
https://publikasi.kominfo.go.id.
http://www.mui.or.id.
http://www.nu.or.id.
Published
2017-02-23