KONTINUITAS DAN PERUBAHAN DALAM PENETAPAN HUKUM HUDUD: DARI NASS HINGGA TEKS FIKIH

  • Ali Sodiqin
Keywords: hudud, kontinuitas, dialektika, restoratif, rehabilitatif

Abstract

Hukum hudud adalah bagian dari hukum pidana Islam selain hukum qisas dan ta’zir. Secara historis dan antropologis keberlakuan hukum ini memiliki kontinuitas dengan tradisi hukum sebelumnya. Al-Quran merespon tradisi hukum ini melalui dua model, yaitu tahrim (destruktif) dan taghyir (rekonstruktif). Model tahrim terjadi pada kasus penetapan hukum khamr, sedangkan model taghyir terjadi pada hukum pencurian, zina, dan qaz\af. Al-Qur’an merekonstruksi hukum-hukum tersebut dari masa sebelumnya, sehingga keberlakuannya didasarkan pada worldview al-Qur’an. Nilai filosofi yang terkandung dalam hukum hudud adalah keadilan, tanggung jawab, moralitas, kesetaraan. Semua nilai-nilai ini menjadi dasar pemberlakuan hukum, sehingga model penegakan hukumnya adalah reformatif-restoratif. Konstruksi pemikiran para ulama dalam penetapan hukum hudud dapat dibedakan dalam dua bentuk, tekstualis dan kontekstualis. Model tekstualis terutama menyangkut penetapan bentuk hukuman bagi pelanggar hudud. Para ulama menetapkan hukuman tersebut seperti apa adanya yang tertulis di dalam nass. Model kontekstualis terdapat pada rincian persyaratan dalam penerapan hukum hudud. Ulama merumuskan syarat rukun dan berbagai prosedur yang diperlukan dalam rangka penerapan hukum hudud melalui pengadilan. Dalam konteks ini para ulama mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dalam hal penegakan hukum. Keragaman pendapat para ulama disebabkan adanya keragaman dalil dan fatwa yang dijadikan pegangan, di samping juga penggunaan metodologi istinbat hukum dalam memahami nass tentang hudud.

Author Biography

Ali Sodiqin
Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

References

Audah, Abdul Qadir. Criminal Law of Islam, vol. 1, translated by: S. Zakir Aijaz. New Delhi: Kitab Bhavan, 2005.
Al-Bukhari, Abu ‘Abd Allah Muhammad ibn Isma’il ibn Ibrahim ibn Mughirah. Sahih al-Bukhari. Al-Qahirah: Al-Maktabah al-Taufiqiyah, 2004.
Connolly, Peter (ed.). Aneka Pendekatan Studi Agama, terj. Imam Khoiri. Yogyakarta: LKiS, 1999.
Hamdan, Salih. Had al-Muttaham fi Majlis al-Qada. Riyadh: Masafi, 2004.
Hasan, Muhammad Abu. Ahkam al-Jarimah wa al-‘Uqubah fi asy-Sari’at al Islamiyah, Dirasah Muqaranah. Zarqa-Ardan: Maktabah al-Manar, 2007.
Ibn ‘Arabi, Muhammad Ibn ‘Abdullah. Ahkam al-Qur’an, Juz 2 dan 3. Beirut: Dar al-Fikr, 1984.
Ibn Kasir, Imaduddin Abi al-Fidai Isma’il ad-Damsyiqi. Tafsir al Qur’an al ‘Azim, Juz 3. Kairo: Muassasah Qurtubah, 2000.
Irfan, M. Nurul dan Masyrofah. Fiqh Jinayah. Jakarta; Amzah, 2013.
Kara, Mustafa. Philosophy of Punishment in Islamic Law. Michigan: University Microfilm International, 1983.
Lanier, Mark M. dan Stuart Henry. Essential Criminology, Second Edition. Colorado, USA: Westview, 2004.
Moore, Sally. Law As Process, An Anthropological Approach. London: Routledge & Kegan Paul Ltd., 1978.
Al-Naisaburi, Abi al-Husein Muslim Ibn Hajjaj al-Qusayri. Sahih Muslim. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyah, 1998.
Pospisil L. Anthropology of Law, A Comparative Theory. London: Harper & Row Publisher, 1971.
Al-Qazwini, Abi Abdillah Muhammad Ibn Yazid. Sunan Ibn Majah. Beirut: Dar al-Ma’rifah, 2000.
Sabiq, Sayid. Fikih Sunnah, terj. Mohammad Nabhan Husein, Jilid 9. Bandung: PT Al Maarif, 1984.
Al-Sijistani, Abu Dawud Sulaiman Ibn Asy’as. Sunan Abi Dawud. Beirut: Dar Ibn Hazm, 2000.
Sodiqin, Ali. Antropologi Al Qur’an, Model Dialektika Wahyu dan Budaya. Yogyakarta: Ar-ruz Media, 2008.
Al-Tabari, Abi Ja’far Muhammad Ibn Jarir. Jami’ al-Bayan fi Ta’wil al-Qur’an, vol. 4. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyah, 1999.
Roberts, Robert. Social Law of the Koran. New Delhi: Adam Publisher, 1977.
Tibi, Bassam. Islam and the Cultural Accommodation of Sosial Change, translated by Clare Krojzl. Oxford: Westview Press, 1990.
Zahrah, Muhammad Abu. Al-Jarimah wa al-‘Uqubah fi al-fiqh al-Islami, Vol. 2. Beirut: Dar al-Fikr al-‘Arabi, 1980.
Al-Zuhaili, Wahbah. Al-‘Uqubah al-Syar’iyyah wa Asbabuha. Dabi: Dar al-Qalam li al-Nasyr wa al-Tauzi’, 1987.
________. Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu., Juz VII. Beirut: Dar al-Fikr, 1997.
________. Tafsir al-Munir fi al-‘Aqidah wa al-Syari’ah wa al-Manhaj, vol. 6. Beirut: Dar al-Fikr al-Ma’asir, 1998.
Published
2017-02-23