Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru

  • Sri Winarsih IAINU Kebumen
Keywords: gaya kepemimpinan, kinerja, guru

Abstract

Kepemimpinan merupakan aktivitas manajerial yang penting di dalam setiap organisasi khususnya dalam pengambilan kebijakan dan keputusan. Pemimpin adalah seseorang yang berada dalam kelompok, sebagai pemberi tugas atau sebagai pengarah dan mengkondisikan kegiatan kelompok yang relevan, dan sebagai penanggung jawab utama serta bisa memberi contoh baik dalam kedinasan maupun dalam kehidupan sehari-hari sehingga organisasi menjadi kondusif. Ada dua hal yang mengarakterisasi pemimpin dalam melaksanakan tugasnya,yaitu “keterbukaan dan mau melayani”. Pemimpin harus bisa memberikan teladan yang baik dari orang-orang yang dipimpin dan menempatkan personalia dalam organisasi sesuai dengan bidangnya.Untuk melakukannya, di butuhkan tidak hanya kemampuan untuk memanfaatkan sumber yang ada untuk mencapai sasaran, tapi juga kapasitas untuk mengembangkan kepercayaan dan di butuhkan SDM yang tinggi dan “diperdayakannya”. Seorang pemimpin juga harus bisa “ memanusia kan manusia” tidak boleh otoriter dan harus bisa menempatkan diri. Oleh sebab itu, tujuan organisasi tidak  hanya diketahui oleh pemimpin atau kelompok, tujuan organisasi harus disosialisasikan kepada semua”pelanggan pendidikan”, supaya tujuan organisasi cepat tercapai sesuai dengan visi dan misi. Kepemimpinan selalu memberikan kesan yang menarik, karena dalam kepemimpinan di perlukan gaya dan sikap yang sesuai  dengan iklim lembaga pendidikan dan satuan pendidikan. Adapun macam-macam gaya kepemimpian antara lain: gaya otokratis, gaya Demokratis dan gaya kendali bebas, gaya itu di terapkan untuk meningkatkan kinerja guru, sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan. Kinerja berasal dari  kata  Job Performance atau Actual performance yang berarti prestasi kerja atau prestasi sesungguhnya yang di capai oleh seseorang. Kinerja merupakan kegiatan yang telah di capai seseorang tenaga kerja dalam melaksanakan tugas dan pekerjaan yang di berikan kepadanya. Manajemen kinerja akan dapat diwujudkan jika ada hubungan dan keinginan yang sinergi antara atasan dan bawahan dalam usaha bersama-sama mewujudkan visi dan misi organisasi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aan komariah, Cepi Triatna, 2004. Visionary leadership menuju sekolah efektif. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Ace Suryadi, 1999. Pendidikan,Investasi SDM dan Pembangunan. Jakarta: PT Balai Pustaka
Becker G.S. 1993. Human Capital, A theoritical and Empirical Analysis with Speccial reference to Education. Chicago, University of Chicago Press
Buchari Alma & Ratih Hurriyati, 2008. Manajemen Corporate & Strategi Pemasaran Jasa Pendidikan.Bandung : CV alfabeta.
Depag RI, 1995, Al qur’an Terjemah. Surabaya: Surya Cipta Aksara.
Engkoswara. 2001. Paradigma Manajemen Pendidikan Menyongsong Ekonomi Daerah. Bandung: yayasan Amal Keluarga.
Handoko, Hani.1994 Manajemen personalia dan Sumber Daya Manusia, BPFE, Yogyakarta.
Hadari Nawawi, 1981, Administrasi Pendidikan, Jakarta: CV Haji Masa Agung.
Indra Bastian, 2001. akutansi sektor publik, Edisi pertama. Yogyakarta: Badan penerbit Fakultas Ekonomi UGM
Imam Munawir, 1993. Asas-Asas kepemimpinan dalam Islam. Penerbit Usaha Nasional
Irham Fahmi,2010,Manajemen kinerja Teori dan Aplikasi. Bandung: CV Alfabeta.
Jac Fitz-enz, 2000.The ROI of Human Capital, Measuring the Economic Value of Employee Performance, New York, Amacom
Nanang fattah. 2004. Landasan manajemen pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
------------------, 2000. Ekonomi dan Pembiayaan Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
-------------------, 2003. Konsep Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dan Dewan Sekolah. Bandung : Pustaka Bani Quraisy.
Nur Aedi,2012. Dasar-Dasar Manajemen Pendidikan. Bandung: Pustaka Cendekia Utama.
Nurlaila, 2010. Manajemen Sumber Daya Manusia. Penerbit LepKhair
Mangkunegara, Anwar Prabu. 2002. Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Remaja Rosdakarya
Prawirosentono,Suryadi. 1999. Kebijakan kinerja Karyawan Yogyakarta: BPFE.
Robbins, Stephen P. 2006. Perilaku Organisasi. Jakarta: Gramedia.
Syaiful Sagala. 2008. Administrasi Pendidikan Kontemporer. Bandung: CV Alfabeta
-----------------.2009.Manajemen Strategik dalam Peningkatan Mutu Pendidikan. Bandung: CV Alfabeta.
Sudarwin Danim, 2004. Motivasi dan kepemimpinan efektivitas kelompok. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Suryobroto, 2004. Manajemen Pendidikan di sekolah, Jakarta: PT Rineka Cipta.
Waldo, Dwight, 1955. Public Administration. Diterjemahkan (1979) oleh Slamet Admosudarmo. Jakarta: Aksara Baru
Tim Dosen Jurusan Administrasi pendidikan. 2005. Pengelolaan Pendidikan. Bandung: UPI/Universitas Pendidikan Indonesia.
Published
2018-04-23
How to Cite
Winarsih, S. (2018). Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru. International Conference of Moslem Society, 2, 95-106. https://doi.org/https://doi.org/10.24090/icms.2018.1864