Teori Kritis Habermas dan Relevansinya dengan Pendidikan

Fahri Hidayat

Abstract


Abstract: This paper examines the critical theory developed by Jurgen Habermas, a philosopher of the second-generation Frankfurt school of thought. Critical views of Habermas in social science that many social scientists studied can be implemented into the world of education and formulated into a model of critical education. Habermas's critical theory and theory of communicative action for educational sociology are used as models of how social theory can influence in shaping thought and action in education. Habermas's critical theory contributes in enlightenment to an education that is more humanizing to human beings, rather than seeing humans as empty papers that do not exist.

 

Keyword: Jurgen Habermas, Critical Theory, Educational

 

Abstrak: Makalah ini mengkaji tentang teori kritis yang dikembangkan oleh Jurgen Habermas, seorang filsuf aliran madzhab Frankfurt generasi kedua. Pandangan-pandangan kritis Habermas di dalam ilmu sosial yang banyak dikaji oleh para ilmuwan sosial ternyata dapat diimplementasikan ke dalam dunia pendidikan dan dirumuskan menjadi model pendidikan kritis. Teori kritis dan teori tindakan komunikatif Habermas untuk sosiologi pendidikan digunakan sebagai model bagaimana teori sosial dapat memberikan pengaruh dalam membentuk pemikiran dan tindakan di dalam dunia pendidikan. Teori kritis Habermas memberikan kontribusi dalam pencerahan menuju pendidikan yang lebih memanusiakan manusia, bukan melihat manusia sebagai kertas kosong yang tidak ada isinya.

           

Kata kunci: Jurgen Habermas, Teori Kritis, Pemikiran pendidikan.

Keywords


Jurgen Habermas, Critical Theory, Educational

Full Text:

PDF

References


Bryan S. Turner. 2005. Menggugat Sosiologi Sekuler: Studi Analisis Atas Sosiologi Weber terj. Mudhofir Abdulloh. Yogyakarta: Suluh Press.

Budi Hardiman. 1993. Menuju Masyarakat Komunikatif, Ilmu, Masyarakat, Politik, dan Postmodernisme menurut Jurgen Habermas. Yogyakarta: Kanisius.

Franz Magnis-Suseno. 1992. Filsafat sebagai Ilmu Kritis. Yogyakarta: Kanisius.

George Ritzer dan Douglas J. Goodman. 2008. Teori Sosiologi: Dari Teori Sosiologi Klasik sampai Perkembangan Mutakhir Teori Sosial Postmodern, terj. Nurhadi, Yogyakarta: Kreasi Wacana.

Joy A. Palmer. 2006. Fifty Modern Thinker on Education: 50 Pemikir Paling berpengaruh dalam Pendidikan Modern. Yogyakarta: IRCiSoD.

Jurgen Habermas. 1971. Knowledge and Human Interest terj. Jeremy J. Saphiro. Boston: Beacon Press.

H.AR. Tilaar. 2002. Perubahan Sosial dan Pendidikan: Pengantar Pedagogik Transformatif untuk Indonesia. Jakarta: Grasindo.

Ian Craib. 1986. Teori-teori Sosial Modern: Dari Parsons Sampai Habermas, terj. Efendi. Jakarta: Grafindo Persada.

Philippe Cabin dan Jean Francois Dortier (ed). 2005. Sosiologi: Sejarah dan Berbagai Pemikirannya terj. Ninik Rochani Sjams. Yogyakarta: Kreasi Wacana.

Stevan M. Chan. 2002. Pendidikan Liberal Berbasis Sekolah. Yogyakarta: Kreasi Wacana.

Ziauddin Sardar. 1988. Tantangan Dunia Islam Abad 21: Menjangkau Informasi terj. A.E Priyono. Bandung: Penerbit Mizan.




DOI: http://dx.doi.org/10.24090/ins.v22i2.2017.pp252-270

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Fahri Hidayat

 

Creative Commons License
INSANIA by http://ejournal.iainpurwokerto.ac.id/index.php/ibda is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

View My Stats