Abstract

Revolusi Teknologi Informasi (TI) telah melanda dunia. Banyak ulama, ilmuwan, dan intelektual Muslim yang telah bergabung memuji manfaat dan kebajikan TI ini. Buktinya adalah maraknya situs Islam di Internet, beberapa didedikasikan untuk pendidikan dan penyebaran Islam, dan lainnya lebih bersifat komersial. Bukti lainnya adalah banyaknya workshop, seminar, dan konferensi yang membahas isu ini, dan juga didirikannya pusat-pusat TI di seluruh penjuru dunia Muslim. Namun, ada juga kalangan Muslim yangenggan menerima revolusi TI ini. Mereka memperingatkan kemungkinan dampak buruk TI terhadap generasi muda Muslim dan masyarakat Muslim secara umum. Ada juga kelompok Muslim lain yang mengakui bahwa terlepas dari sejumlah efek-samping negatif, ada sejumlah manfaat yang sangat positif yang bisa diperoleh melalui penggunaan TI dalam Dunia Muslim. Ada sejumlah konferensi dan seminar yang mulai menyuarakan ‘Pengislaman’ TI, dan juga bagaimana kaum muslim bisa menggunakan TI untuk tujuan dan kepentingan mereka. Artikel ini berusaha menyoroti sejumlah pendapat dan persoalan di atas, dalam rangka menentukan sejauhmana teknologi tersebut bisa dianggap Islami atau tidak Islami, sebagaimana diajarkan oleh al-Qur’an dan sunnah Nabi Muhammad. Akan juga dibahas sejumlah manfaat, hambatan, dan perhatian masyarakat Muslim umumnya dan ilmuwan Muslim khususnya dalam menerima dan memanfaatkan TI.