Abstract

This paper is intended to describe the integration of mathematics as a representative of science with Islam. Integration between Islam and science have to create a new paradigm with other cosmology today. In this context, a new cosmology has religious consciousness implications, because it does not only focus on the laws of physics, but also find the fact as the Creator of the universe. Moreover, the Qur’an is not only talking about the science but also mathematics. Tulisan ini ditujukan untuk mendeskripsikan integrasi matematika sebagai wakil dari sains atau ilmu pengetahuan dengan Islam. Integrasi antara Islam dan ilmu pengetahuan harus menciptakan paradigma baru dengan kosmologi lainnya saat ini. Dalam konteks ini, kosmologi baru memiliki implikasi kesadaran religius, karena tidak hanya fokus pada hukum fisika, tetapi juga menemukan kenyataan sebagai Pencipta alam semesta. Selain itu, al-Qur’an tidak hanya berbicara tentang ilmu pengetahuan tetapi juga matematika.