Abstract

Abstrak: Mahmoud Syalthut mengatakan Al Qur’a̅n mula̅imun fi ̅ kullizzama̅n wal maka̅n (al qur’an selalu relevan dengan ruang dan waktu yang ada), dalam alQur’an juga terdapat banyak ayat yang mengandung konsep-konsep dan nilainilai pendidikan; materi maupun metodologi. Karena itu penelitian ini dilakukanuntuk mengetahui konsep-konsep al Qur’an terkait dengan lingkup materi, metode dan evaluasi pembelajaran serta relevansinya dengan konsep yang ada.Sumber penelitian ini adalah dokumen, dengan menggunakan metode tematik yang dilanjutkan dengan analisis reflektif, induktif dan bahasa. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa materi pembelajaran dalam al Qur’an dibedakan menjadi materi yang bersifat syar’iyah dan non-syar’iyah. Syar’iyah dibedakan menjadiakidah, syari’ah dan akhlak. Materi non-syar’iyah dibedakan menjadi eksak dan humaniora. Metode pembelajaran yang dapat ditelusuri dalam alqur’andiantaranya hiwar, kisah, amtsal, keteladanan, pembiasaan, ibrah-mau’idzah, targhib-tarhib, nasehat, persuasi/hikmah, tsawab-iqab, ceramah, tanya jawab,diskusi, sorogan, bandongan, mudzakarah, pemberian tugas, karyawisata, eksperimen, drill, sosiodrama, demonstrasi dan kerja kelompok. Sedangkankegiatan dalam pembelajaran berupa darasa, nazara, I’tibar, tafakkur, tadzakkur, tadabbur, iqro’, jdil, andzir, alam tara, is’al, ta’arafa, ‘aqala, alima, ma adrka,tafassaha, allama, rabbaya, yatlu, yuzakki, quw, da’a, faqiha dan fahima.
Keyword: Materi, Metode/aktivitas, Evaluasi, Pembelajaran, Al Qur’an.