Abstract

Dakwah Tranformatif”, merupakan dakwah yang dilakukan denganmetode refleksi dan metode aksi, sehingga tidak hanya dalam bentuk ceramah-ceramah yang dilakukan secara monolog dari seorang da’i. Pondok Pesantren Miftahul Huda menjadi penting karena pondok ini dapat menjadi model pelaksanaan dakwah transformative yang memberikan banyak konstribusi kepada masyarakat. Rumusan masalah yang  menjadi acuan penelitian  ini adalah: Bagaimana metode dakwah yang dilakukan oleh Pondok Pesantren Miftahul Huda Kecamatan Kroya dalam membentuk masyarakat yang memiliki perilakusosial-religius, Bagaimana bentuk-bentuk dakwah transformatif yang dilakukan Pondok Pesantren Miftahul Huda.
Penelitian ini termasuk dalam kategori lapangan (field research) dengan  mengambil studi kasus (case study) pondok pesantren Miftahul Huda Kroya Cilacap. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan interdisipliner. Yaitu pendekatan sosial dan pendekatan agama. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara mendalam kepada pengasuh dan pengurus pondok pesantren, dan dokumentasi. Analisa data melalui triangulasi data melalui langkah-langkah reduksi data, display data dan pengambilan kesimpulan.
Dalam pelaksanaan dakwahnya Pondok Pesantren Miftahul Huda menerapkan model DakwahTransmormatif  dengan menggunakan metode refleksi, metode aksi, dari model yang monolog menuju yang dialog, dari materi dakwah yang ubudiyah kepada materi dakwah sosial.Bantuk bentuk dakwah transformative Pondok Pesantren Miftahul Huda berupa transformasi sosial kultural, transformasi ekonomi melalui ajaran-ajaran filantropi Islam, transformasi etis melalui ajaran toleransi terhadap penganut agama di luar Islam dan transformasi melalui pelayanan kesehatan.