Abstract

This study was based on the realization that, the students are people who are steeped in the teachings of Islam. With that being religious teachings they learned, it will make intelligent students of spiritually. Spiritual intelligence possessed of students is expected to shape the personality of students. Issues raised in this study is the relationship between spiritual intelligence with personality students of al-Hidayah Boarding School in Karangsuci Purwokerto. This study aims to determine whether there is a relationship between spiritual intelligence with personality Al Hidayah Boarding School students Karangsuci Purwokerto or not. This type of research is a field research with quantitative approach to examine the population or a particular sample. The sample was 111 students. Data collection techniques used in this study are observations, questionnaires, interviews, and documentation. While data analysis is by using Product Moment Correlation analysis. Based on the research conducted, the conclusion about the relationship between spiritual intelligence with personalitystudents of Al Hidayah Boarding School Karangsuci Purwokerto, namely 1) The calculation result obtained Rxy around 0,729 or (Rxy = 0.729). 2) The result of that has been found (Rxy = 0,729) then consulted with the value of r table (rt) contained in the table of product moment. It can be known by using the test significance level of 5% and 1%. 3) test significance level of 5% were Rxy value greater than the value of rt or (0.729 > 0.195). Test significant level of 1% Rxy is greater than the value of rt or (0.729 > 0.256). The authors propose the hypothesis (Ho) is rejected, Ha, which reads “There isRelationship Between Spiritual Intelligence With Boarding School Pupils personality AlHidayah Karangsuci Purwokerto” is acceptable as truth. Artikel ini dilatarbelakangi dari kesadaran bahwa seorang santri merupakan orang yang sedang mendalami ajaran agama Islam. Dengan ajaran agama yang sedang ia pelajari tersebut, nantinya akan menjadikan santri cerdas secara spiritual. Kecerdasan spiritual yang dimiliki santri ini diharapkan dapat membentuk kepribadian santri. Permasalahan yang diangkat dalam artikel ini adalah adakah hubungan antara kecerdasan spiritual dengan kepribadian santri Pondok Pesantren Al Hidayah Karangsuci Purwokerto. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara kecerdasan spiritual dengan kepribadian santri Pondok Pesantren Al Hidayah Karangsuci Purwokerto. Penelitian lapangan (field research) ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu. Sampel penelitian ini adalah 111 santri. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis korelasi Product Moment. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diperoleh kesimpulan mengenai hubungan antara kecerdasan spiritual dengan kepribadian santri Pondok Pesantren Al Hidayah Karangsuci Purwokerto, yaitu 1) Hasil perhitungan yang diperoleh rxysebesar 0,729 atau (rxy= 0,729). 2). Hasil yang telah ditemukan yaitu (rxy= 0,729) kemudian dikonsultasikan dengan nilai r tabel (rt) yang terdapat pada tabel product moment. Hal tersebut dapat diketahui dengan menggunakan uji taraf signifikan yakni 5% dan 1%. 3) dari uji taraf signifikan 5% ternyata nilai rxy lebih besar dari nilai rt atau (0,729 > 0,195). Dari uji taraf signifikan 1% rxy lebih besar dari nilai rt atau (0,729 > 0,256). Hipotesis yang penulis ajukan (Ho) ditolak maka Ha yang berbunyi “Ada hubungan antara kecerdasan spiritual dengan kepribadian santri Pondok Pesantren Alhidayah Karangsuci Purwokerto” diterima kebenarannya.