Abstract

Da’wah in practical terms, always in touch with the community. Therefore requires a specific set of supporters in achieving its objectives, namely the setting or the good management and direction. In missionary activity there will be a very complex problem, if no good management, systematic, and purposeful. Implementation of propaganda will work effectively and efficiently when it first be able to identify the problems faced by the community. Then, on the basis of control of the situation and conditions for propaganda, formulate an appropriate plan. The dynamics of the problem requires people with a variety of actors preaching able to devise a proper plan-as the basis of a movement dakwah-, and arrange and organize the subject of preaching in a certain propaganda units. To realize and ground the teachings of Islam in public life, the propaganda must be properly managed, to meet the needs of society. Dakwah dalam tataran praktis, selalu berhubungan dengan masyarakat. Oleh karenanya membutuhkan seperangkap pendukung dalam mencapai tujuan, yaitu pengaturan atau manajemen yang baik dan terarah. Dalam aktivitas dakwah akan timbul masalah yang sangat kompleks, apabila tidak dilakukan manajemen yang baik, sistematis, dan terarah. Penyelenggaraan dakwah akan berjalan dengan efektif dan efisien apabila terlebih dahulu dapat mengidentifikasi masalah-masalah yang tengah dihadapi oleh masyarakat. Kemudian, atas dasar pengendalian situasi dan kondisi tempat untuk dakwah, disusunlah suatu rencana yang tepat. Dinamika masyarakat dengan berbagai problemnya mengharuskan para pelaku dakwah mampu menyusun rencana yang tepat –sebagai dasar dari sebuah gerakan dakwah, dan mengatur dan mengorganisir subjek dakwah ke dalam kesatuankesatuan dakwah tertentu. Untuk mewujukan dan membumikan ajaran-ajaran Islam dalam kehidupan masyarakat, maka dakwah harus dikelola dengan baik, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.