Abstract

Anak usia dini menyukaikegiatan bermain. Bagi anak usia dini bermain adalah kegiatan yang menyenangkan. Bermain memilik manfaat yang bagi pertumbuhan dan perkembangan anak, dan akan menjadi sebagai pembelajran pertama untuk memperoleh pengetahuan. Jenis permainan yang didesain merangsang kecerdasan dengan mengoptimalkan sensor panca indra. Rangsangan dari luar akan diterima oleh indra-indra, rangsangan tersebut akan dicerna dan diolah menjadi informasi atau pengetahuan. Kecerdasan anak akan berkembang maksimal melalui kegiatan bermain yang mengoptimalkan sensor panca indra. Karena anak usia dini merupakan usia emas, maka perlu diberi stimulus agar masa otak dapat berkembang secara pesat. Anak yang mendapat stimulus pada sonsor panca indranya tentu akan memperoleh pengetahuan yang lebih luas dari pada anak-anak yang hanya bermain biasa tanpa mengenal rangsangan yang dapat memberi manfaat pengetahuan. Alat indra yang dimiliki oleh setiap manusia berupa indra penglihatan(mata), indra penciuman (hidung),indra peraba(kulit), indra pendengar(telinga), indra pencecapan(lidah). Indra-indra tersebut akan bekerja secara optimal apabila sering diberi rangsangan secara berulang dan terus-menerus. Melalui optimalisai sensor panca indra, informasi masuk ke otak dan akan tersimpan dalam memori sebagai pengetahuan. oleh karena itu, anak perlu mendapat pengetahuan sedini mungkin melalui bermain yang mengoptilamkan sensor panca indra anak seperti kegiatan bermain di PAUD Al-Azkia.