Menggagas Dakwah Pluralis: Studi Tentang Religiusitas Inklusif pada Masjid Al-Ikhlas dan Gereja Kristen jawa Kelurahan Kranji Purwokerto Timur

  • Umatin Fadilah Program Studi KPI STAIN Purwokerto
  • M. Rifki Fathur Rizqi Program Studi KPI STAIN Purwokerto
  • Muhamad Ridwan Program Studi KPI STAIN Purwokerto
Keywords: Agama, Ekslusif, Inklusif, Pluralis, Relasi

Abstract

Adanya suatu perbedaan di dunia adalah suatu hal yang mutlak. Dan seringkali adanya perbedaan, terlebih perbedaan agama, membuat orang atau kelompok saling berseteru. Telah banyak sejarah yang menceritakan tentang hal itu. Namun berbeda dengan ini, ada jamaah islam dan jemaat kristen yang tempat peribadatannya saling berdampingan namun mereka tetap berrelasi dengan baik. Kami mencoba meneliti pola keberagamaan apa yang mereka pakai. Kami menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan metode pengumpulan data berupa wawancara, dokumentasi dan observasi. Dari penelitian panjang yang kami lakukan maka kami mendapatkan kesimpulan bahwa jama’ah masjid Al-Ikhlas menerapkan cara berteologi yang eksklusif, dan jemaat gereja menerapkan tipe teologi inklusif monistik.

References

A’la, Abd. (2002). Fundamentalisme, Kekerasan dan Signifikansi Dialog: Catatan untuk Adian Husaini. Jakarta: Kompas

Achmad, Amrullah. (1983). Dakwah Islam dan Perubahan Sosial. Yogyakarta: Prima Duta.

Al-Ghazali. (2003). Amr Ma’ruf Nahi Munkar (Terj: Muhammad Bagir). Bandung: Karisma.

Assyaukanie, Luthfie (Penyunting). (2002). Wajah Liberal Islam di Indonesia. Jakarta: Jaringan Islam Liberal.

Aziz ,Moh. Ali. (2004). Ilmu Dakwah. Jakarta: Prenada Media.

Baidhawy, Zakiyuddin. (2002). Ambivalensi Agama Konflik & Nirkekerasan. Yogyakarta: LESFI

Creswell, John W. (2010). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Djam’annuri. (2003). Studi Agama-Agama: Sejarah dan Pemikiran. Yogyakarta: Pustaka Rihlah

Ghazali, Adeng Muchtar. (2004). Agama dan Keberdagamaan dalam Konteks Perbandingan Agama. Bandung: Pustaka Setia

Ghazali, M . Bahri. (1997). Dakwah Komunikatif. Jakarta: CV. Pedoman Ilmu Jaya.

Imampuro, Rachmat. (1994). Mengungkap Dakwah K.H. Ahmad Dahlan dan K.H. MTs Hasyim Asy’ari Kalipucang Wetan Welahan Jepara. Semarang: Badan Penerbitan Fakultas Dakwah IAIN Walisongo

Lewis, Bernard. (1995). The Political Language of Islam. Chicago: University of Chicago Press

Moleong, Lexy. (1995). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya

Munawiruszaman. (1997). Inklusifisme Monistik: Sebuah Sikap Keberagamaan. Jakarta: Kompas

Nawawi, Hadarai. (1998). Metode Penelitian Bidang Sosial. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press

Ricklefs, M.C. (2008). Sejarah Indonesia Modern 1200-2008. Jakarta: Serambi

Rochman, Kholillur. (2011). Dekonstrusksi Konsep Dakwah Islam di Indonesia. Yogyakarta: Mahameru

Ruslani. (2002 ). Menuju Humanisme Agama-Agama. Jakarta: Kompas

Sanwar, Aminuddin. (1985). Pengantar Ilmu Dakwah. Semarang: Fakultas Dakwah IAIN Walisongo

Shaleh, Abdul Rosyad. (1993). Manajemen Dakwah Islam. Jakarta: Bulan Bintang, Jakarta.

Strauss, Anselm & Juliet Corbi. (2009). Dasar-Dasar Penelitian Kualitatif. Terj. Muhammad Shodiq & Imam Muttaqien.Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta

Sukidi. (1999). Filsafat Perennial: Pintu Masuk Ke Jantung Agama-Agama. Jakarta: Ekspresi

Syukir, Asmuni. (1989). Dasar-dasar Strategi Dakwah Islam. Surabaya: Al-Ikhlas.

Syukur, Abdul. “Membangun Masyarakat Pluralistik Indonesia Perspektif Dakwah Islam” dalam Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, Vol. I, No. 2, Juni 2005

Taher, Tarmizi. (1998). Menuju Ummatan Wasathan Kerukunan Beragama Indonesia. IAIN Jakarta: Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM)

Tanzeh, Ahmad. (2001). Metodologi penelitian Praktis. Yogyakarta, Teras
Published
2017-04-15
Section
Articles