Abstract

Tulisan ini berusaha untuk mengungkap wujud bangunan masjid antara perpaduan budaya Jawa, Arab dan Tiongkok yang timbul pemahaman akan makna dari keunikan dan keindahan yang terkandung didalamnya. sebuah bangunan masjid yang terletak di Bobotsari Kabupaten Purablingga, Jawa Tengah bernama Masjid jami’ PITI Muhammad Cheng Hoo memiliki ideologi yang perlu dilakukan sebuah penelitian terkait simbol dan makna yang terkandung didalamnya. Penelitian ini menggunakan teori ideologi. Karena, dari teori ideologi akan diketahui sebuah pemahaman masyarakat terkait hadirnya sebuah bangunan masjid yang nampak sekilas mirip bangunan Klenteng tersebut. Penelitian ini mengungkap dari warna bangunan dan bentuk segi delapan pada kubah masjid yang merupakan simbol dari lima elemen unsur dasar penggambaran Yin dan Yang (simbol keseimbangan dalam mitologi Cina), kemudian bentuk segi delapan dikenal dengan “pat kwa” yang bermakna jaya dan keberuntungan serta keselamatan.