Abstract

Istilah “Postmodernisme” membingungkan karena memberikan kesan bahwa kita berhadapan dengan sebuah aliran atau paham tertentu, seperti Marxisme, eksistensialisme, kritisisme, idealisme, dan lain-lain. Padahal pemikiran “posmo” itu ada banyak dan tidak ada kesatuan paham. Ada dalam filsafat modern salah satu kecenderungan yang muncul dalam bentuk-bentuk berbeda, namun ada kesamaan wujudnya, dan barangkali itulah kesamaan segala macam gaya berfikir yang ditemukan unsur “posmo”- nya itu. Untuk menghindari kebingungan yang lebih lanjut, maka penulis akan membahas postmodernisme secara lebih jelas dalam pembahasan makalah ini. Setidaknya ada tiga unsur atau elemen yang akan dibahas lebih rinci dalam pembahasan nanti. Yang pertama adalah mengenai perkembangan pemikiran Islam dari postmodernisme itu sendiri. Yang kedua adalah mengenai tokoh-tokoh di era postmodernisme. Serta yang ketiga adalah mengenai kontribusi tokoh-tokoh tersebut terhadap perkembangan pemikiran Islam.