RATAPAN DALAM PUISI AL-LUGAH AL-‘ARABIYYAH TAN’A HAŻUHA BAYNA AHLIHA KARYA HAFIDZ IBRAHIM

  • Ahmad Sahal Mubarok Fakultas Adab dan Ilmu Budaya, UIN Sunan Kalijaga

Abstract

Kajian ini berangkat dari asumsi dasar bahwa sebuah karya sastra, termasuk puisiyang menjadi kajian utama artikel ini, bukanlah sebuah karya biasa. Seorangpenyair mempunyai gagasan yang ingin disampaikan melalui bahasa yang iagunakan. Kebanyakan puisi di dalamnya mengusung nilai kehidupan, pesan,kesan dan lain sebagainya. Bahasa puisi bukanlah bahasa yang digunakan secaraumum, meskipun bahasa itu sering digunakan oleh kalangan umum namun bagipenyair memiliki makna tersendiri. Ketika pembaca tidak memahami maksudbahasa yang digunakan penyair maka pembaca tidak memahami makna yangterkandung. Sebagai pembaca, dituntut kritis dan menginterpretasi akan bahasayang digunakan penyair. Karena dari situlah pembaca bisa memaknai danmemahami maksud dari bahasa yang digunakan penyair. Tulisan ini mengkajipuisi Al-Lugah al-‘Arabiyyah Tan’a Hażuha Bayna Ahliha karya Hafidz Ibrahimdengan pendekatan bahasa dengan menggunakan teori Semiotika Ferdinand deSaussure bertujuan mengungkap makna dibalik bahasa penyair.
Published
2019-07-31
Section
Articles