Author Guideline

PETUNJUK PENULISAN ARTIKEL

JURNAL VOLKSGEIST;

Jurnal Ilmu Hukum Dan Konstitusi

 

A.     Batang Tubuh Artikel

  1. Unsur-unsur yang harus ada dalam artikel: judul, nama penulis, abstrak (dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia), kata kunci, pendahuluan, pembahasan, penutup, footnote, dan daftar pustaka.
  2. Artikel ditulis dengan huruf Times New Roman, spasi 1,5 dengan jumlah halaman antara 15 – 20 halaman.
  3. Judul: spesifik dan efektif (maksimal 14 kata dalam artikel berbahasa Indonesia atau 9 kata dalam artikel berbahasa Inggris).
  4. Nama penulis dicantumkan tanpa gelar (titel), disertai dengan keterangan dari instansi/perguruan tinggi mana, alamat yang bisa dihubungi, nomor HP, dan alamat email untuk korespondensi.
  5. Abstrak: satu paragraf (sekitar setengah halaman), ditulis satu spasi dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, menggambarkan esensi keseluruhan tulisan.
  6. Kata kunci/keywords (lima kata) yang mencerminkan konsep pokok yang dikandung oleh artikel yang bersangkutan.
  7. Artikel ditulis dengan menggunakan istilah yang baku dan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

 

B. Tata tulis

  1. Perujukan menggunakan sistem endnote. Penulisannya menjorok enam spasi di bagian akhir tulisan. Adapun susunan penulisannya adalah: nama penulis (tidak dibalik), judul buku (italic), cetakan ke (cet.), kota penerbit, nama penerbit, dan tahun terbit. Istilah Op. Cit., dan Log. Cit., tidak digunakan di sini.

Contoh:

[1] Saldi Isra, Pergeserang Fungsi Legislasi; Menguatnya Model Legislasi Parlementer dalam Sistem Presidensial Indonesia, (Jakarta: Raja Grafindo, 2010), hlm. 11-12.

2 Ibid.

3 Ibid., hlm. 255-6.

4 Saldi Isra, Pergeseran Fungsi Legislasi ..., hlm. 300.

5 Jamal Nuruddin, “Dinamika HAM dalam UUD 1945”, disertasi tidak diterbitkan, Yogyakarta: Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, 2008,  hlm. 56-57.

6 Rosalind Dixon, , “Partial Constitutional Amendments”, The Journal of Constitutional Law, Volume 13, Issue 3, March 2011, hlm. 647.

7 Moh. Mahfud, MD., “Separation of Powers and Independence of Constitutional Court in Indonesia”, Paper Presented at The 2nd Congress of The World Conference on Constitutional Justice, Rio de Janeiro – Brazil, 16 – 18 January 2011, hlm. 7.

8 Simon Butt, “Islam, the State and the Constitutional Court in Indonesia”, http://papers.ssrn.com/sol3/papers.cfm?abstract_id=1650432, diunduh 28 Juli 2018.

 

  1. Penulisan Daftar Pustaka disusun secara alfabetis. Penulisannya disusun dengan urutan: nama pengarang (dengan mendahulukan nama belakang/nama keluarga) - judul buku (italic) - jumlah jilid (jika berjilid) – kota penerbit, nama penerbit, dan tahun terbit. Ketentuan lebih rinci dapat diperhatikan pada contoh-contoh berikut:

Bosworth, C. E., et al. (Eds.). The Encyclopaedia of Islam (New Edition), 10 jilid. Leiden: E.J. Brill, 2009.

Butt, Simon, 2018, “Islam, the State and the Constitutional Court in Indonesia”,  http://papers.ssrn.com/sol3/papers.cfm?abstract_id=1650432, diunduh 28 July.

Dicey, A.V., 1968, An Introduction to The Study of The Law of The Constitution, 10th ed.,English Language Book Society, London: Mc Millan.

Dixon, Rosalind, 2011, “Partial Constitutional Amendments”, The Journal of Constitutional Law, Volume 13, Issue 3, March, hlm, 643-648.

Guntur Hamzah, Muh., 2005, “Mahkamah Konstitusi dan Rezim Hukum Pilkada”,  Jurnal Ilmu Hukum Amanna Gappa, volume 13, nomor 2, Mei. hlm, 56-59.

Mahfud MD., Moh., 2007, Perdebatan Hukum Tata Negara Pasca Amandemen Konstitusi, Jakarta: LP3ES.

----------, 2011, “Separation of Powers and Independence of Constitutional Court in Indonesia”, Paper Presented at The 2nd Congress of The  Conference on Constitutional Justice, Rio de Janeiro – Brazil, 16 – 18 January.

Nuruddin, Jamal. “Dinamika HAM dalam UUD 1945”, disertasi, tidak diterbitkan. Yogyakarta: Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, 2008.

Yuliandri, 2009, “Membentuk Undang-Undang Berkelanjutan Dalam Penataan Sistem Ketatanegaraan, Naskah Pidato Pengukuhan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Andalas, Padang: Universitas Andalas, 23 Juli.

 

C. Substansi Tulisan

  1. Jurnal Volksgeist hanya memuat artikel mengenai kajian ilmu hukum dan konstitusi, beserta derivasi kajiannya.
  2. Artikel bersifat orisinil dan memiliki contributions of knowledge yang jelas.
  3. Artikel hendaknya dilandaskan pada sebanyak mungkin sumber pustaka primer (hasil-hasil penelitian).
  4. Artikel hendaknya dilandaskan pada bahan acu (referensi) yang paling mutakhir (misalnya terbitan 10 tahun terakhir).