Abstract

Abstrak: Hedonisme dan mengejar kekayaan semakin menggejala pada masyarakat modern tidak terkecuali umat Islam. Hal ini menunjukkan penurunan dalam etika uang. Apakah kekayaan benar-benar membawa kebahagiaan kepada orang-orang? Menjawab pertanyaan ini, penelitian ini bertujuan untuk menguji etika uang dan subjektif  kesejahteraan (SWB) muslim di Purwokerto dan apakah ada perbedaan gender. Hubungan variabel-variabel ini juga diperiksa. Ada studi terbatas perilaku muslim mengenai etika uang mereka dan kebahagiaan, dan jarang menggunakan perspektif gender. Data yang dikumpulkan dari 105 muslim di Purwokerto pada usia produktif, dan dianalisis menggunakan uji t dan metode korelasi. Studi menemukan perbedaan yang signifikan dari etika uang antara laki-laki dan perempuan muslim di Purwokerto dalam semua komponen: afektif, perilaku, dan kognitif. Perempuan Muslim di Purwokerto kurang bahagia dibandingkan laki-laki muslim . Studi juga menemukan hubungan yang signifikan antara etika uang dan SWB. Semakin muslim nilai uang baik, kurang SWB mereka. Tidak ada perbedaan gender dalam hubungan antara etika dan uang SWB. Muslimah perlu didorong dan mendapatkan perawatan lebih bahagia dan menikmati hidup mereka, yaitu dengan memberikan waktu dan manajemen keuangan pelatihan mereka, serta advokasi psikologis untuk menyembuhkan stres. Studi di masa depan untuk membantu perempuan muslim di Purwokerto meningkatkan kebahagiaan mereka dibutuhkan.
 
Hedonism and the pursuit of wealth is getting symptomatic on modern society  no exception of Muslims. It indicates decreasing in money ethics. Does wealth really bring happiness to people? Answer this question, present study aim to examine money ethics and subjective well being (SWB) of muslims in Purwokerto and whether there is gender difference. The relationship of these variables also examined. There is limited study of muslims behavior regarding their money ethics and happiness, and rarely use gender perspective. The data collected from 105 muslims in Purwokerto at productive age, and being analyzed using t test and correlation method. Study find a significant difference of money ethics between muslim men and women in Purwokerto in all components: affective, Behaviour and Cognitive. Muslim women in Purwokerto are less happy than muslim men. Study also find significant correlation between money ethics and SWB. The more muslim value money is good, the less their SWB. There is no gender difference in the relationship between money ethics and SWB. Muslim women need to be encouraged and get treatment to be happier and enjoy their life, i.e. by giving them a time and financial management training, as well as psychological advocation to cure the stress. Future study to help muslim women in Purwokerto raise their happiness is needed.
 
Kata Kunci: Etika Terhadap Uang, Kesejahteraan Subjektif, Gender.