Abstract

Abstrak: Bias gender yang melahirkan ketidakadilan gender merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia. Bias gender seperti ini telah ada dan masih berlangsung di segala aspek kehidupan manusia; politik, sosial, budaya, ekonomi, dan bahkan pendidikan. Artikel ini tidak membahas praktek bias gender dalam segala aspek kehidupan di atas, melainkan hanya membatasi pada aspek pendidikan. Pembatasan ini didasarkan pada alasan bahwa adanya keironian dalam aspek pendidikan. Pendidikan yang mestinya menyuarakan kesetaraan dan keadilan gender justru melanggengkan ketidakadilan gender. Ketidakadilan tersebut seperti tergambar dalam buku pelajaran bahasa Arab untuk tingkat madrasah tsanawiyah karya Darsono dan T. Ibrahim.
 
Abstract: Gender bias that make gender in equality is a violation of human rights. Gender bias have been in all aspects of human life; political, social, cultural, economic, and even education. This article does not discuss the practice of gender bias in all aspects of life at mentioned above, but it limits the educational aspect. This restriction is based on the grounds that their ironic in the educational aspect. Education that should voicing gender equality on the contrary actually perpetuate gender in equality. The gender in equality as illustrated in Arabic text books for Madrasa Tsanawiyah Level by Darsono and T. Ibrahim.    
 
Kata Kunci: Bias Gender, Sosialisasi Bias Gender, dan Buku Pelajaran Bahasa Arab.