Abstract

Abstrak: Pendidikan yang dapat mencerdaskan bangsa adalah pendidikan yang terbebas dari unsur diskriminasi gender. Laki-laki dan perempuan, sama-sama berhak memperoleh pendidikan tinggi, sama-sama berhak mengabdikan ilmu yang telah diperolehnya untuk kebaikan manusia, baik dalam lingkungan rumah tangga maupun diluar rumah tangganya. Meskipun saat ini sudah banyak perempuan yang mengenyam pendidikan akan tetapi mereka tetap belum mendapatkan kesempatan sepenuhnya untuk mengembangkan kualitas diri mereka dengan cara meneruskan pendidikan mereka ke jenjang yang lebih tinggi lagi, dikarenakan beberapa faktor yaitu: ekonomi, sosial, fasilitas pendidikan, dan pembagian peranan menurut  jenis kemamin. Ada pula beberapa ketimpangan yang terjadi dalam pendidikan yaitu: 1) kurikulum yang bias gender, 2) kebijakan sekolah yang diskriminatif, dan 3) stigmatisasi disiplin ilmu.Untuk mengembangkan masyarakat, ada beberapa prinsip yang harus ditumbuhkan dalam penyelenggaraan pendidikan emansipatori : Pemerataan atau kesetaraan, berkelanjutan, produktifitas, dan pemberdayaan dari setiap individu. Adapun tujuan dari pendidikan berperspektif gender di antaranya: mempunyai akses yang sama dalam pendidikan, kewajiban yang sama, dan persamaan kedudukan dan peran. Jika ini dapat direalisasikan maka kita bisa mengurangi terjadinya ketimpangan-ketimpangan gender yang ada dalam pendidikan.
Abstract: Education that can educate the nation is the education that is free from gender discrimination element. Men and women are equally to get higheducation, are equally to devote knowledge that has been gained for the benefit of human, both inside and outside the household. Although there are lots of women who get education, they still do not get a chance to fully develop their qualities by continuing their education to a higher level, due to several factors: economic, social, educational facilities, and the division of roles according to gender. There are also some inequality in education: 1) curriculum gender bias, 2) discriminatory school policy, and 3) the stigmatization of disciplines. In developing society, there are several principles that must be grown in the implementation of emancipatory education: Equity, sustainability, productivity, and empowerment of every individual. The purpose of gender perspective include: equal access to education, equal obligations, and equalrole. If this can be realized, we can reduce the occurrence of gender inequalities that exist in education.
Kata Kunci: Ketimpangan Gender, Pendidikan, dan Kesetaraan Gender