Abstract

Dalam menganalisis pengembangan kurikulum di KBITAlfurqon dan Play Group Genus penulis menggunakan pisau analisis teoripengembangan kurikulum Taba. Alasan penulis menggunakan teori Tabakarena teori tersebut lebih menekankan pada perhatian guru. Teori inilebih memberikan ruang bagi sekolah atau guru untuk mengembangkankurikulum sesuai dengan visi, misi dan tujuan satuan pendidikan masingmasing.Dalam pengembangan kurikulum Model Taba ada beberapalangkah yang perlu diperhatikan, yaitu sebagai berikut: Diagnosis of need(diagnosis kebutuhan peserta didik), Merumuskan tujuan pendidikan(formulation of objectives), Seleksi dan organisasi isi (selection andorganization of the content), Seleksi dan organisasi pengalaman belajar(selection and organization of learning experience), Evaluasi dan cara
melaksanakannya (determination of what evaluate and of the way andmean of doing it)