Perempuan sebagai Agen Kedaulatan Pangan di Pesantren Ekologi Ath-Thaariq Garut

  • Sityi Maesarotul Qori’ah Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga
Keywords: Women, Ecofeminism, Ecology, Food Sovereignty

Abstract

Kebijakan revolusi hijau merupakan akar dimana negara mempunyai legitimasi untuk mengendalikan pangan apa yang harus dikonsumsi oleh warganya. Kebutuhan atas pangan merupakan Hak Asasi Manusia (HAM) dan kebutuhan manusia paling mendasar. Hak atas pangan harus bebas dari diskriminasi gender.Tulisan ini hendak menawarkan ide yang berkaitan dengan kehidupan perempuan sebagai agen kedaulatan pangan. Wacana ini penting, karena perempuan sebagai salah seorang yang senantiasa dilekatkan dengan sektor domestik. Namun, apa yang kemudian terjadi apabila kebutuhan pangannya tidak terpenuhi? serta bagaimana upaya perempuan untuk mewujudkan kedaulatan pangan? Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan relasi sosial (Social Relations Approach). Pendekatan relasi sosial sebagai alat analisis ketidaksetaraan (inequality) gender dalam distribusi sumber daya, merancang program dan kebijakan yang memungkinkan perempuan menjadi agen. Pendekatan relasi sosial didasarkan pada tujuan dari pembangunan yaitu kesejahteraan manusia (human well-being). Pendekatan ini akan melihat bagaimana hubungannya dengan lembaga lainnya yang saling memotong ketidaksetaraan tersebut. Penelitian ini dilakukan di Pesantren Ekologi Ath-Thaariq Garut. Di pesantren ini, perempuan memiliki kekuatan untuk mewujudkan kedaulatan pangan dari skala yang paling kecil, skala rumah tangga. Salah satunya adalah dengan menerapkan revolusi meja makan dan pertanian kebun pekarangan berbasis ekologi. Perempuan mempunyai peluang untuk menjadi agen kedaulatan pangan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agus, A. (2013). JIHAD MENEGAKKAN KEDAULATAN PANGAN: Suara dari Bulaksumur. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Bernstein, H., & Bachriadi, D. (2014). Tantangan KEDAULATAN PANGAN. Bandung: ARC Books.
Engels, F. (2011). Asal-usul Keluarga, Kepemilikan Pribadi dan Negara. Jakarta: Kalyanamitra.
Fahrurrazi. (2018). Planting for God: The Ecological Islam of Pesantren At-Thaariq Garut, West Java. Graduate School Center For Religious And Cross-Cultural Studies Gadjah Mada University Yogyakarta, Yogyakarta.
Jhamtani, H. (2008). LUMBUNG PANGAN: Menata Ulang Kebijakan Pangan. Yogyakarta: INSISTPress.
Keraf, A. S. (2002). Etika Lingkungan. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.
Larastiti, C., & Dkk. (2017). Perempuan Merayakan Perjuangan Tanah Air. Bogor: Sajogjo Institute.
Lassa, J. A. (n.d.). Kerangka Analisis Perencanaan Gender (Gender Planning Frameworks). Hivos Aceh.
March, C. (1999). A Guide to Gender- Analysis Frameworks. Oxford: Oxfam.
McMahon, P. (2013). BEREBUT MAKAN: Politik Baru Pangan. Yogyakarta: INSISTPress.
Pusat Penelitian dan Studi Gender Universitas Kristen Satya Wacana. (2013). EKOFEMINISME: Dalam Tafsir Agama, Pendidikan, Ekonomi dan Budaya. Yogyakarta: Jalasutra.
Rosario-Malonzo, J. del. (2007). Modul tentang Kedaulatan Pangan: Panduan Pelatihan untuk Kedaulatan Pangan. Malaysia: Pesticide Action Network Asia and the Pasific (PAN AP). Retrieved from http://indiesblog.wordpress.com/downloads/
Sasongko, T. H. (2006). Seri Bibliografi Bercatatan POTRET PETANI: BASIS PEMBARUAN AGRARIA. Bandung: Yayasan AKATIGA.
Serikat Petani Indonesia (SPI). (2017). CATATAN AKHIR TAHUN 2017 TAHUN DARURAT AGRARIA; KEDAULATAN PANGAN PUN DIABAIKAN; KEMISKINAN TAK TERENTASKAN. Jakarta.
SERUNI. (2018). Suara Perempuan Edisi Februari - Maret 2018 (Buletin). Jakarta Barat: Serikat Perempuan Indonesia - SERUNI.
Shiva, V. (1988). Staying Alive: Women, Ecology and Survival in India. New Delhi: KALI FOR WOMEN.
Shiva, V., & Mies, M. (1993). Ecofeminism: Perspektif Gerakan Perempuan dan Lingkungan. Yogyakarta: IRE Press.
Tong, R. P. (1998). Feminsit Thought: Pengantar Paling Komprehensif kepada Aliran Utama Pemikiran Feminis. Yogyakarta: Jalasutra.
Wargadipura, N. Pertanian Berkelanjutan Tulang Punggung Terwujudnya Kedaulatan Pangan (2016). Retrieved from https://pesantrenekologi.blogspot.com/search/label/Kebun Pekarangan
Wargadipura, N. Menuju Keluarga yang Berdaulat Tanpa Kekerasan melalui Revolusi Meja Makan dengan Cara Mengembangkan Pertanian Kebun Pekarangan Berbasis Agro Ecology (2018). Retrieved from https://pesantrenekologi.blogspot.com/2018/01/menuju-keluarga-yang-berdaulat-tanpa.html.
Published
2018-12-28
How to Cite
Qori’ah, S. (2018). Perempuan sebagai Agen Kedaulatan Pangan di Pesantren Ekologi Ath-Thaariq Garut. Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender Dan Anak, 13(2), 309-325. Retrieved from http://ejournal.iainpurwokerto.ac.id/index.php/yinyang/article/view/2106
Section
Articles